Yeremia 10:5 bukan tentang Natal

Ada sejumlah kalangan yang keliru menggunakan Yeremia 10:5 untuk menolak Natal 25 Desember dan untuk menuduh Natal 25 Desember seolah Natal itu hari raya kafir yang diwarisi dari tradisi paganisme.

Penggunaan Yeremia 10:2-5 untuk mendukung opini itu salah dalil, sebab:

  1. Yeremia 10:1-5  dan Yeremia 2:8 itu menceritakan kisah bangsa Israil kuno membuat patung dari kayu untuk dipuja sebagai Ba’al Kesuburan (“Ba’al” berarti tuan, Ba’al bukan nama. Ba’al Kesuburan = Dewa Kesuburan). Peristiwa ini terjadi sekitar 600 SM. Sama sekali tidak ada hubungan antara kedua ayat tersebut dengan Natal/ Milad Al-Masih yang baru dimulai tahun 5 SM.
  2. Tidak ada bukti materi apapun yang mendukung opini bahwa hari raya Ba’al jatuh pada tanggal 25 Desember. Dengan kata lain, opini ini adalah opini fiksi nir bukti.
  3. Pokok ide dari pemujaan Ba’al (600 SM) adalah tentang kesuburan pertanian. Di lain pihak, pokok ide dari Natal (5 SM) adalah Firman yang nuzul jadi manusia agar manusia memperoleh jaminan masuk surga. Pokok ide kedua peristiwa itu sama sekali tidak berhubungan.
  4. Dan yang terpenting, Natal atau Milad Al Masih pada 25 Desember kalender Julian itu didasarkan pada perhitungan Alkitab. Silakan simak “Alur Pemikiran Mengenai Natal 25 Desember

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s