Varus-Kirenius: penguasa kembar Siria 5-4 Sebelum Masehi

Isa Al-Masih alias Yesus Kristus lahir saat Publius Quinctilius Varus menjadi gubernur Siria periode 6-4 SM. Entah Varus sadar atau tidak, natal pertama kali terjadi dalam wilayah kekuasaannya.

Artifak Koin Varus1 ini berasal dari era Varus jadi gubernur Siria (7-4 M)
Artifak Koin Varus1 ini berasal dari era Varus jadi gubernur Siria (7-4 M)

Walau begitu, Injil tidak mencatat namanya, malah mencatat Kirenius sebagai orang yang memerintah Siria.

αυτη η απογραφη πρωτη εγενετο ηγεμονευοντος της συριας κυρηνιου (Lukas 2:2)

Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi ηγεμονευοντος di Siria. (Lukas 2:2)

Sebelum Prasasti Pisidia dikenal luas, koin Varus dan catatan sejarah mengenai Varus3 dari sejarawan Yahudi sekuler abad 1 M yang bernama Josephus dianggap oleh beberapa orang bertentangan dengan Injil Lukas. Lebih jauh, mereka menganggap Lukas mengkhayal, bahkan yang lebih ekstrim, menuduh Lukas berbohong. Namun, tuduhan-tuduhan yang mirip fitnah itu terbantahkan saat ditemukan Prasasti Pisidia.

Prasasti Pisidia tentang Kirenius (Quirinius)1
Prasasti Pisidia tentang Kirenius (Quirinius)1

Prasasti ini menunjukkan bahwa Kirenius adalah duumvir atau penguasa kembar, dua orang memegang kekuasaan atas suatu wilayah4. Pada saat Kirenius ada di Siria, maka Kirenius adalah duumvir bersama gubernur Siria, Varus.

Lukas menggunakan kata ηγεμονευοντος ‘hegemoneuontos’ yang berarti: orang yang menghegemoni atau orang yang memerintah. Kata ini menyiratkan Kirenius menghegemoni Siria yang kala itu dipimpin oleh gubernur Varus. Akibatnya, Siria mempunyai pemimpin kembar (Duumvir) saat Kirenius datang sebagai utusan Kaisar pada tahun 5-4 SM di Siria. Catatan Lukas yang hanya menyebutkan Kirenius dalam Lukas 2:2 menyiratkan Kirenius nampak lebih dominan dalam hegemoninya atas Siria.

Simpulan

Koin Varus, catatan sejarah Josephus, dan Lukas 2:2 tidak bertentangan, sebagaimana dibuktikan dengan kata ηγεμονευοντος ‘hegemoneuontos’ (orang yang menghegemoni) dalam Lukas 2:2 dan kedudukan Duumvir yang dipunyai Kirenius dalam prasasti Pisidia.

Bibliografi

1http://codexbezae.perso.sfr.fr/selene/images/quirinius.jpg; akses 19/3/2015 16:58

2http://www.romancoins.info/varus-syriab2.JPG ; akses 21/3/2015 10:54

3http://www.gutenberg.org/files/2848/2848-h/2848-h.htm#link72HCH0005 akses 21/3/2015 11:40 => Josephus, Antiquity XVII, Bab 5, Paragraf 2

Now Quintilius Varus was at this time at Jerusalem, being sent to succeed Saturninus as president of Syria, and was come as an assessor to Herod, who had desired his advice in his present affairs; and as they were sitting together, Antipater came upon them, without knowing any thing of the matter; so he came into the palace clothed in purple. The porters indeed received him in, but excluded his friends. And now he was in great disorder, and presently understood the condition he was in, while, upon his going to salute his father, he was repulsed by him, who called him a murderer of his brethren, and a plotter of destruction against himself, and told him that Varus should be his auditor and his judge the very next day; so he found that what misfortunes he now heard of were already upon him, with the greatness of which he went away in confusion; upon which his mother and his wife met him, [which wife was the daughter of Antigonus, who was king of the Jews before Herod,] from whom he learned all circumstances which concerned him, and then prepared himself for his trial.

4http://self.gutenberg.org/articles/Duumviri, akses 21/3/2015 11:08

Iklan

7 thoughts on “Varus-Kirenius: penguasa kembar Siria 5-4 Sebelum Masehi”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s