Nama Yesus dalam Perjanjian Lama

Nama “Yesus” diberikan oleh Yusuf atas perintah Allah yang disampaikan kepadanya melalui malaikat Gabriel alias Jibril.

Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” (Matius 1:21)

tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. (Matius 1:25)

Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah nama “Yesus” pernah dinubuatkan sebelumnya oleh para Nabi Perjanjian Lama.

“Emang ada nama yesus di PL?” Pertanyaan yang sejenis ini sering kita dengar dan banyak umat Al-Masih tidak bisa menjawab pertanyaan mudah ini.

Kenapa?

Sebab “Yesus” itu pengindonesiaan untuk nama Ιεσους ‘Iesuus’, yaitu nama Yunani atau nama Helenis untuk Isa Al-Masih. Nama Helenis ini dipakai di seluruh kitab dan surat Perjanjian Baru yang berbahasa asli Yunani. Nama Helenis itu tidak akan ditemukan dalam kitab-kitab Perjanjian Lama yang berbahasa asli Ibrani dan Arami.

Untuk menemukan nama “Yesus” dalam kitab-kitab berbahasa Ibrani, maka kita perlu mengetahui nama asli Isa dalam bahasa Ibrani, yaitu: יְהוֹשֻׁעַ (dibaca: Yehoshua, Yoshua) dan, bentuk kontraksinya, ישוע (dibaca: Yeshua).

Matius 1:17 dalam bahasa asli (Yunani), bahasa Ibrani, dan bahasa Inggris menunjukkan padanan Iesous (bhs Yunani), Yeshua (bhs Ibrani), dan Jesus (bhs Inggris).
Matius 1:17 dalam bahasa asli (Yunani), bahasa Ibrani, dan bahasa Inggris menunjukkan padanan Iesous (bhs Yunani), Yeshua (bhs Ibrani), dan Jesus (bhs Inggris). Lihat kata yang digarisbawahi.

 

Yehosua dan bentuk kontraksinya, yaitu Yesua.
Yehosua dan bentuk kontraksinya, yaitu Yesua.
יהושע

Transkripsi: YHWŠ

Tranliterasi:

יְהוֹשֻׁעַ : Yɘhôšua (Yehoshua)

יהוֹשֻׁעַ : Yhôšua (Yoshua)

Bentuk kontraksi:

יֵשׁוּעַ = Yešua (Yeshua)

Helenisasi: Ιεσους (Iesous, baca: Iesūs)

Setelah mengetahui nama asli Isa dalam bahasa Ibrani, barulah kita dapat melihat nubuat mengenai nama Isa alias Yesus alias Yoshua dalam Alkitab Perjanjian Lama.

Contohnya, nubuat oleh Nabi Zakharia dalam kitab Zakharia. Salah satu contoh ayat yang menubuatkan Yesus/ Yoshua adalah:

8 Dengarkanlah, hai imam besar Yosua! Engkau dan teman-temanmu yang duduk di hadapanmu  —  sungguh kamu merupakan suatu lambang. Sebab, sesungguhnya Aku akan mendatangkan hamba-Ku, yakni Sang Tunas. (Zakharia 3:8)

Ayat ini menubuatkan kedatangan Yoshua (bhs Ibrani) alias Ιεσους ‘Iesuus’ (bhs Yunani) alias Yesus (bhs Indonesia) alias Isa (bhs Indonesia) ratusan tahun kemudian setelah ayat ini turun. Sayangnya, untuk tahu jawaban mudah dan sederhana ini, Anda perlu tahu bahasa Yunani dan bahasa Ibrani beserta setting budaya mereka. Tanpa ilmu ini, pertanyaan semudah itu jadi nampak seolah sulit.

Iklan

2 thoughts on “Nama Yesus dalam Perjanjian Lama”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s