Arti 14-14-14 dalam Matius 1:17

14-14-14 dalam Matius 1:17 berkaitan dengan padangan tradisional Israel kuno bahwa  Al-Masih adalah keturunan Raja Daud. Deretan angka ini nampak seolah-olah misteri pada jaman sekarang, walau ini bukan misteri bagi orang Israel abad 1 Masehi, saat Injil Matius dicatat. Kesan misterius timbul karena kita asing dengan tradisi kuno Israel.

Bahasa Ibrani Daud adalah Dawid. Bahasa Ibrani kuno tidak mengenal tanda vokal dan huruf vokal, sehingga penulisan nama “Dawid” adalah דוד‎ ‘DWD’‎.

Aksara Ibrani, selain menandakan huruf Ibrani juga menandakan angka.

Huruf Dalet (ד) menandakan angka 4

Huruf Waw (ו) menandakan angka 6

Sehingga, nama דוד‎ ‘DWD’‎ menandakan angka 464.

דוד‎

464

Jumlahlah angka-angka tersebut, maka diperoleh angka 14.

4+6+4 = 14

Angka 14 disebutkan 3 kali. Angka 3 adalah simbol satu kesempurnaan (perfection) satu Tuhan, yaitu: Monotheisme Trinitas alias Tauhid Tiga Shifat, artinya, Allah SWT, IlmuNya, dan DzatNya adalah satu Tuhan Yang Esa.

Simbologi dalam Matius 1
Simbologi dalam Matius 1

Bila dikaitkan dengan angka 7 yang merupakan simbol kesempurnaan (completeness), maka 14-14-14 jadi 77-77-77 atau 777-777, artinya sempurna (perfect) dan sempurna (completeness) atau kesempurnaan yang sempurna.

Jumlahkan angka 777-777 itu

7+7+7+7+7+7

= 42

Angka 42 tersusun dari angka 4 dan 2. Jumlahkan angka 4 dan 2.

4 + 2 = 6

Dalam Alkitab, angka 6 adalah simbol manusia. Ini paralel dengan pahaman kita bahwa Natal adalah peristiwa ketika Ilmu Allah atau Kalam Hakiki Allah nuzul ke dunia, bukan menjadi kitab, tapi jadi manusia Isa Al-Masih.

Simpulan

Penggunaan angka 14 sebanyak 3 kali dalam Injil Matius 1:17 bukan kebetulan. Ada sesuatu yang hendak disampaikan oleh Matius Sang Hawariyyun kepada umat Al Masih melalui penggunaan angka itu, yaitu bahwa nubuat Allah melalui para Nabi mengenai kedatangan Al Masih Anak Daud itu telah tergenapi (completed) secara sempurna (perfectly) pada saat Ilmu Allah (simbol 3 (perfection/ kesempurnaan) dan 7 (completeness/ kesempurnaan)) nuzul menjadi manusia (simbol 6), yaitu: Isa Al Masih Kalam Allah.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s