Justin Martyr (100-165 M): Isa terdaftar dalam register pajak Romawi kuno

Isa Al Masih dituduh tidak membayar pajak negara.

Di situ mereka mulai menuduh Dia, katanya: “Telah kedapatan oleh kami, bahwa orang ini menyesatkan bangsa kami, dan melarang membayar pajak kepada Kaisar, dan tentang diri-Nya Ia mengatakan, bahwa Ia adalah Al Masih, yaitu Raja.” (Injil, Lukas 23:2)

Kenyataannya, Injil Markus 12:14-16 menunjukkan, Isa Al Masih membayar pajak negara.

  1. Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya: “Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?”
  2. Tetapi Isa mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!”
  3. Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya kepada mereka: “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.”
  4. Lalu kata Isa kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!” Mereka sangat heran mendengar Dia. (Injil, Markus 12:14-16)
Justin Martyr (100-165 M)
Justin Martyr (100-165 M)

Bahwa Isa terdaftar sebagai wajib pajak juga diungkapkan oleh Justin Martyr alias Justin Sang Syuhada (100-165 M) dalam bukunya yang berjudul “Apology” yang menyatakan bahwa Isa Al Masih dilahirkan di Betlehem

“sebagaimana yang anda dapat pastikan juga dari register perpajakan” (Aopl I,. 34).

 

Menurut Tertullian (160-250 M), pada abad kedua Masehi, buku register tersebut berada di Roma.

“sensus Augustus – saksi yang paling setia mengenai kelahiran Sang Sayyidina – tersimpan di arsip Roma” (“Melawan Bid’ah Marcion”, Bk 4, 7.).

Pada abad 4 M, Kyril, bishop Yerusalem (348-386) meminta agar Julian mengakses catatan sensus penduduk Romawi kuno, dan Julian berkata kepada Kyril berdasarkan buku register pajak bahwa Isa Al Masih lahir tanggal 25 Desember.

Ekskavasi arkeologis belum menemukan buku register pajak yang dimaksud oleh Justin Sang Syuhada, mungkin punah dimakan usia namun mungkin pula menunggu di dalam tanah dan tiba-tiba muncul sebagaimana Gulungan Laut Mati yang muncul setelah 2.000 tahun tersembunyi dalam gua. Yang manapun kemungkinan itu, buku itu ada pada jaman Justin dan Tertullian, karena mereka menjadikan buku register pajak dalam arsip Romawi kuno sebagai bukti materiil atas imannya.

 

Iklan

3 thoughts on “Justin Martyr (100-165 M): Isa terdaftar dalam register pajak Romawi kuno”

  1. Ping-balik: Natal 25 Desember

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s