20-23 Desember: Titik balik matahari musim dingin (winter solstice) di Roma

Titik balik matahari di hemisfer utara berlangsung pada bulan Desember, kisaran tanggalnya antara tanggal 20-23 Desember, tergantung dari posisi geografi pengamat. Titik balik matahari musim dingin (winter solstice) di Roma pada abad 1-4 Masehi selalu jatuh antara tanggal 20-23 Desember dan tidak pernah jatuh pada tanggal 25 Desember.

Bukti berdasarkan kalkulasi komputer tersebut menunjukkan bahwa opini yang menyatakan titik balik matahari musim dingin terjadi pada tanggal 25 Desember adalah tanpa dasar dan tidak sesuai kenyataan.

Menimbang titik balik terjadi antara 20-23 Desember, maka anggapan bahwa kaisar Romawi antara abad 1-4 M menetapkan kelahiran dewa matahari pada tanggal 25 Desember hanyalah opini tanpa dasar.

Perayaan Winter Solstice berlangsung pada hari di mana titik balik matahari itu terjadi. Faktanya, titik balik antara abad 1-4 Masehi tidak jatuh pada tanggal 25 Desember. Maka, perayaan Winter Solstice juga terjadi antara tanggal 20-23 Desember, bukan 25 Desember.

Perayaan Winter Solstice di negara Eropa selain Roma, yaitu di Inggris, membuktikan perayaan Winter Solstice terjadi pada tanggal 21 Desember 2013, saat titik balik matahari terjadi pada tanggal itu.

Ritual pagan Eropa untuk merayakan titik balik matahari musim dingin masih bertahan, misalnya, di Inggris. Festival Winter Solstice ini berlangsung pada hari di mana titik balik matahari terjadi pada 21 Desember 2013, bukan pada tanggal 25 Desember. Bahkan, Winter Solstice tidak pernah terjadi pada 25 Desember antara abad 1-4 Masehi. Ini membuktikan opini Natal dari festival Winter Solstice cuma kata tanpa fakta, opini nir bukti, alias omong kosong.
Ritual pagan Eropa untuk merayakan titik balik matahari musim dingin masih bertahan, misalnya, di Inggris. Festival Winter Solstice ini berlangsung pada hari di mana titik balik matahari terjadi pada 21 Desember 2013, bukan pada tanggal 25 Desember. Bahkan, Winter Solstice tidak pernah terjadi pada 25 Desember antara abad 1-4 Masehi. Ini membuktikan opini Natal dari festival Winter Solstice cuma kata tanpa fakta, opini nir bukti, alias omong kosong.

 

 Simpulan

  1. Winter solstice atau titik balik matahari musim dingin terjadi antara tanggal 20-23 Desember, bukan 25 Desember.
  2. Festival Winter Solstice terjadi pada hari di mana titik balik matahari itu terjadi, yaitu antara tanggal 20-23 Desember, bukan 25 Desember.
  3. Perayaan Natal Kristus alias Milad Al-Masih tidak berasal dari perayaan Winter Solstice.
Iklan

4 thoughts on “20-23 Desember: Titik balik matahari musim dingin (winter solstice) di Roma”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s