Isa Al-Masih (Yesus Kristus) masuk silsilah Yusuf

Disinformasi

Matius menafikkan garis keturunan Yesus melalui bapak tirinya, Yusuf, suami Maria. Ini sesuatu yang menggelikan, bagaimana mungkin seseorang yang bukan darah dagingnya “dipaksa” mengikuti garis keturunan Yusuf demi menyambung tali keturunan dari Daud hingga Abraham?

Sebenarnya….

Disinformasi mengenai Injil ini dimuat dalam media dakwah Islam “Mimbar Umat” tanggal 9 Februari 2011.

Teknik yang digunakan untuk membuat disinformasi tersebut telah dibahas dalam posting “Isa anak Yusuf atau bukan” poin 2:

memasukkan asumsi tersirat pada kata “anak”, yaitu: kata “anak” diasumsikan bermakna anak biologis hasil hubungan sex. Kenyataannya, Matius 1:16 mendeskripsikan kata “anak” di situ bukan dalam arti anak biologis.

Isa diakui sebagai anak Yusuf karena bayi Isa Al-Masih keluar dari rahim Maryam yang, pada saat itu, sudah jadi istri sah Yusuf berdasarkan syari’at Taurat. Artinya, berdasarkan syari’at Taurat, Isa Al-Masih yang keluar dari rahim Maryam itu anak Yusuf dan masuk ke dalam silsilah Yusuf, malah, ini adalah hal yang biasa saja.

Silsilah masyarakat Israel tidak melulu berisi anak biologis (darah-daging). Anak angkat, anak mantu, anak levirat, dan anak dari istri juga dapat masuk ke dalam silsilah. Dengan mengetahui penulisan silsilah ala Israel kuno, maka kita tahu bahwa bukanlah pemaksaan bila manusia Isa Al-Masih terhubung dengan Daud melalui garis silsilah Yusuf.

Kita perlu mewaspadai perangkap asumsi implisit yang sering sekali dipakai oleh kaum itu dalam menentang Injil (seperti disinformasi tersebut di atas) dan juga perlu memahami kronologi kelahiran Isa Al-Masih, agar tidak terjebak dalam perangkap-perangkap mereka.

Disinformasi semacam ini memang “menghibur”, walau begitu, sebaiknya jangan ngakak, sebab, serius, ada orang yang mengira disinformasi tersebut benar! Banyak orang mengikuti jalan lurus palsu yang lurus menuju neraka.

Simpulan

  1. Isa Al-Masih dihitung anak Yusuf dan masuk ke dalam silsilah Yusuf karena Isa lahir dari rahim Maryam, yang mana saat lahir, Maryam sudah jadi istri Yusuf.
  2. Silsilah bangsa Israel tidak hanya mencantumkan anak biologis, namun juga bisa memasukkan anak non-biologis.
  3. Dengan memahami penulisan silsilah ala Israel kuno, maka bukanlah pemaksaan bila manusia Isa terhubung dengan Daud dan Ibrohim/ Abraham melalui garis Yusuf.
  4. Perangkap asumsi implisit “anak biologis” sangat sering digunakan oleh aktivis dakwah Islam manakala mereka bicara menentang Injil dan Natal Kristus (Milad Al-Masih), khususnya menjelang 25 Desember. Tidak ada salahnya bila kita mewaspadai perangkap ini.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s