Isa/ Yesus dianggap anak Yusuf dan Maria

Disinformasi

Silsilah Yesus dalam Injil Lukas adalah anggapan orang yang beredar di masyarakat. Lukas menggunakan silsilah “menurut anggapan orang” sehingga silsilah dalam Injil Lukas itu kurang valid. Jika silsilah dalam Injil Lukas itu hanya anggapan orang, berarti Injil Lukas bukan firman (wahyu) Tuhan dan tidak diinspirasikan Tuhan.

Sebenarnya….

Kata “anggapan orang” diterjemahkan dari kata ενομιζετο ‘enomizetō’ yang merupakan bentuk pasif dari kata νομιζω ‘nomizō’ “menganggap”. Bentuk pasif dari kata “menganggap” adalah dianggap. Jadi terjemahan yang tepat untuk kata ενομιζετο ‘enomizetō’ adalah: dianggap.

Isa mulai mengajar orang-orang. Umur Isa kurang lebih tiga puluh tahun. Ia dianggap anak Yusuf bin Eli (Injil, Luk 3:23)

Isa dianggap anak Yusuf sebab dilahirkan Bu Maria, istrinya Pak Yusuf.

Isa Al Masih tidak berasal dari sel sperma Yusuf, tidak pula dari sel telur Maryam. Karena itu, Isa Al Masih (Yesus Kristus) bukan anak biologis Maryam, Yusuf, atau Maryam-Yusuf. Isa Al Masih tidak punya orang tua biologis karena Isa bukan anak biologis dari orang tuanya. Berhubung Isa bukan anak biologis siapapun, maka Isa dianggap sebagai anak Maryam dan anak Yusuf, sebab Isa lahir dari rahim Maryam, sedangkan Yusuf sudah menjadi suami Maryam saat Isa Al Masih lahir.

Andai Isa adalah anak biologis Yusuf dan Maryam, maka tidak perlu ada kata “dianggap”. Kata ini diperlukan karena Lukas mencatat kisah bahwa Isa Al Masih bukan anak biologis siapapun (Lukas 1:26-38).

Anggapan Isa adalah anak Yusuf berasal dari aspek

  1. Syari’at Taurat (dianggap oleh Taurat): pernikahan Yusuf dan Maryam disahkan menurut hukum agama yang berlaku di Israel kala itu, yaitu: syari’at Taurah. Ini berarti, anak yang dilahirkan oleh Maryam adalah sah anak dari pasangan Yusuf dan Maryam, sekalipun tidak berasal dari sel telur dan sel sperma mereka.
  2. Hukum pemerintah yang berlaku saat itu (dianggap oleh pemerintah): dalam sensus penduduk (Injil, Lukas 2:1-7), Maryam adalah istri Yusuf. Dalam catatan administrasi Roma kuno tentunya Isa dicatat sebagai anak Maryam dan Yusuf, sebab hingga Isa Al Masih dewasa, belum ada orang Romawi yang mempercayai Isa tiba-tiba ada di rahim Maryam. Ini mengindikasikan pemerintah Romawi tahunya Isa adalah anak Yusuf dan Maryam. Bahwa Isa Al Masih tercatat dalam administrasi kependudukan Roma diketahui dari masalah membayar pajak (Injil, Matius 22:19-21): Isa tidak pernah ditangkap aparat karena tidak bayar pajak.
  3. Sosial budaya (dianggap oleh orang lain): masyarakat mengakui Isa sebagai anak Yusuf Si Tukang Kayu dan Maryam (Injil, Matius 13:55-56).
  4. Syari’at Injil (dianggap oleh Injil): Isa sejatinya bukan anak biologis Yusuf dan Maryam. Janin Isa langsung berada dalam rahim Maryam. Kalau begitu, siapa ayah dan ibu Isa? Maryam dan Yusuf dianggap sebagai ibu dan ayah Isa, sebab Isa lahir melalui rahim dan saluran peranakan Maryam; dan saat lahir Yusuf telah menjadi suami Maryam.

Silsilah Isa Al Masih itu penting dibahas dalam hubungannya dengan topik Natal, karena nubuat para nabi sebelum jaman Isa menyatakan bahwa Al Masih adalah anak Daud, sekaligus bukan anak [biologis] Daud.

Simpulan

  1. Isa Al-Masih (Yesus Kristus) bukan anak biologis Maria dan Yusuf.
  2. Isa Al-Masih dianggap anak Yusuf dan anak Maria karena dilahirkan oleh Bu Maria, istrinya Pak Yusuf.
Iklan

2 thoughts on “Isa/ Yesus dianggap anak Yusuf dan Maria”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s