Sebab Ahazia, Yoas,& Amazia tak masuk silsilah Isa Al-Masih (Yesus Kristus) dalam Injil Matius 1

Disinformasi

Demi memenuhi gagasannya, Matius menghilangkan Ahazia, Yoas, dan Amazia, agar pas berjumlah “14 keturunan”. Bila 3 orang ini masuk silsilah, maka jumlahnya lebih dari 14. Ini bukti Matius menyelewengkan Injil.

Sebenarnya….

Masalahnya bukan pada Matius, tapi pada kegagalan Anda memahami Injil. Anda mengabaikan isi syari’at Taurat, sehingga gagal memahami masalah tersebut.

Untuk memahami penyebab Ahazia, Yoas, dan Amazia tidak dimasukkan ke dalam silsilah dalam Injil Matius, pertama-tama kita lihat syari’at Taurat yang berbunyi:

Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, ALLAH Tuhanmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapak kepada anak-anaknya, hingga keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku (Taurat, Keluaran 20:5)

Kata “hingga” diterjemahkan dari kata על ”al”. Kata “anak-anaknya” berarti keturunan pertama dari seorang bapak. Ini berarti, keturunan level 1 (anak), keturunan level 2 (cucu), keturunan level 3 (cicit), dan keturunan level 4 (canggah) menerima dampak dari penyembahan berhala yang dilakukan bapaknya hingga wafatnya. Ini syari’at Taurat.

Lewatlah ALLAH dari depannya dan berserulah Musa: “ALLAH, RABB, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.” Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah (Taurat, Keluaran 34:6-8)

 Selanjutnya kita lihat silsilah Ahazia, Yoas, dan Amazia yang berturut-turut terhitung sebagai keturunan kedua, ketiga, dan keempat dari seorang raja yang kejahatannya di mata Allah demikian dasyat… tak ada raja yang lebih jahat daripada raja tersebut, yaitu Ahab.

Sesungguhnya tidak pernah ada orang seperti Ahab yang memperbudak diri dengan melakukan apa yang jahat di mata ALLAH, karena ia telah dibujuk oleh Izebel, isterinya. (1 Raja 21:25)

 

Keturunan Ahab ke-2, 3, dan 4 dihapus namanya dari silsilah raja-raja Israel, sesuai firman Allah.
Keturunan Ahab ke-2, 3, dan 4 dihapus namanya dari silsilah raja-raja Israel, sesuai firman Allah dalam Keluaran 34:6-8 dan 1 Raja 21:27-29 .

 

Begitu dasyatnya kejahatan Ahab, sehingga turunlah firman bahwa keluarga Ahab akan disapu dan dilenyapkan.

Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan malapetaka kepadamu, Aku akan menyapu engkau dan melenyapkan setiap orang laki-laki dari keluarga Ahab, baik yang tinggi maupun yang rendah kedudukannya di Israel. Dan Aku akan memperlakukan keluargamu sama seperti keluarga Yerobeam bin Nebat dan seperti keluarga Baesa bin Ahia, oleh karena engkau menimbulkan sakit hati-Ku, dan oleh karena engkau mengakibatkan orang Israel berbuat dosa. (1 Raja 21:21-22)

Setelah firman itu turun, Ahab sempat bertobat, sehingga kemudian Allah berfirman bahwa pelenyapan keluarga Ahab tetap akan terjadi, dimulai dari generasi kedua.

Segera sesudah Ahab mendengar perkataan itu, ia mengoyakkan pakaiannya, mengenakan kain kabung pada tubuhnya dan berpuasa. Bahkan ia tidur dengan memakai kain kabung, dan berjalan dengan langkah lamban. Lalu datanglah firman ALLAH kepada Elia (Nabi Ilyas), orang Tisbe itu: “Sudahkah kaulihat, bahwa Ahab merendahkan diri di hadapan-Ku? Oleh karena ia telah merendahkan diri di hadapan-Ku, maka Aku tidak akan mendatangkan malapetaka dalam zamannya; barulah dalam zaman anaknya Aku akan mendatangkan malapetaka atas keluarganya.” (1 Raja 21:27-29)

“Dilenyapkan dan dihapuskan” berarti keluarga raja itu dihapuskan hingga keturunan keempat dan juga di kemudian hari, namanya tidak dicantumkan dalam daftar silsilah para raja dan tidak dihitung.

Tepat sebagaimana yang Allah perintahkan, nama Ahazia bin Yoram, Yoas, dan Amazia tidak dicantumkan dalam silsilah para raja, dan Matius yang menuliskan daftar silsilah raja Daud hingga Isa Al-Masih  dalam Injil pun tidak mencantumkan nama Ahazia bin Yoram, Yoas, dan Amazia.

Kisah ini jarang diangkat dalam musim Natal. Walau begitu, kita perlu tahu, sebab silsilah Isa Al-Masih berkaitan erat dengan kisah Natal.

Simpulan

  1. Sesuai firman Allah melalui Nabi Elia, keturunan 2, 3, dan 4 (Ahazia, Yoas, dan Amazia) dihapuskan dari silsilah Daud dan, dengan demikian, juga dihapuskan dari silsilah Isa Al-Masih.
  2. Fitnah terhadap Matius dalam disinformasi di atas dibuat dengan cara mengabaikan ayat-ayat dalam Perjanjian Lama.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s