Non Causa Pro Causa dalam disinformasi pohon Natal dari pagan

Disinformasi

Sebagai bagian dari perayaan tersebut, masyarakat … menghiasi rumah mereka dengan daun-daunan hijau…  Kebiasaan-kebiasaan itu lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan Natal.1

Sebenarnya….

Pohon Natal bukan berasal dari pagan, melainkan dari properti drama Firdaus (Paradise Play) yang pada abad 11 populer dimainkan dalam rangka menyambut Natal. Bukti sejarah dari abad 16-19 menunjukkan, pohon Natal mainan anak-anak.

Simpulan

  1. Mainan anak-anak berupa pohon Natal berasal dari properti drama, bukan dari perayaan pagan apapun.
  2. Teknik produksi disinformasi: sesat nalar Non causa pro causa(i).

Istilah

(i)Non causa pro causa : sesat nalar di mana 2 hal yang terjadi secara berturutan diyakini punya hubungan kausal.

Contoh sesat nalar pro causa non causa:

  • Pohon Natal muncul abad 11 M.
  • Romawi kuno pakai pohon dalam ritual mereka pada abad 3 M.
  • Maka, pohon Natal berasal dari Romawi kuno

 Bibliografi

1http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_budaya_Natal; akses 4 Mei 2015 00:04

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s