3 jenis tradisi selama Natal

Tidak semua kebiasaan yang berlangsung selama musim Natal adalah tradisi Natal. Misal, Sinterklas versi bisnis bukan Tradisi Natal, melainkan Tradisi Pemeriah Natal atau Tradisi Suplemen. Kebiasaan yang berlangsung selama Natal dapat dibagi menjadi 3 jenis kategori, yaitu:

  1. Tradisi Natal atau Tradisi Inti Natal
  2. Tradisi Pemeriah Natal atau Tradisi Suplemen
  3. Tradisi Anti-Natal

Mengklasifikasi kebiasaan-kebiasaan selama Natal jadi 3 jenis kategori ini sangat penting agar kita tidak mencampuradukkan ketiganya.

A. Tradisi Natal

Tradisi Natal adalah jantung tradisi Natal. Tradisi Natal itu tentang Isa Al-Masih/ Yesus Kristus yang lahir di dunia ini.

Contoh:

  1. Menyanyi lagu Natal (Lukas 2: 13-14, 20)
  2. Kisah Natal (Matius 1-2 dan Lukas 1-3)
  3. Merenungkan Natal (Luke 2: 19)
  4. Mengingat/ memperingati kisah Natal yang dikisahkan oleh Alkitab (2 Timotius 2: 8)
  5. Festival cahaya Natal (berasal dari Yohanes 1: 9 dan Hanukkah)
  6. Pekan Natal (tradisi waktu dalam Alkitab untuk merayakan hari raya)
  7. Kebaktian Natal atau misa Natal (Lukas 2: 13-14)
  8. Hadiah Natal (meneladani Yohanes 3:16). Misal, bakti sosial.
  9. Berdoa
  10. Sukacita yang surgawi (Lukas 2: 13-14, 20), bukan yang duniawi.
  11. Salam damai sejahtera Natal (Luke 2: 14)

 

B. Tradisi Pemeriah Natal

Tradisi Pemeriah Natal meliputi kebiasaan apa pun yang didomplengkan ke Natal dengan beragam motif. Tradisi ini sering disebut “Natal sekuler”.

Contoh:

  1. Mainan anak yang populer selama Natal, misal, Pohon Natal (berasal dari properti drama Firdaus)
  2. Sinterklas (berasal dari St. Nicholas, bishop Myra)
  3. Hidangan Natal.
  4. Baju yang dihubung-hubungkan dengan Natal, misal, topi tidur merah-putih, piyama, sepatu boots yang dipopulerkan oleh Sinterklas versi bisnis.
  5. Kesenian yang mengisahkan Natal atau yang paralel dengan nilai-nilai Natal, misal, puisi Natal, drama Natal, lagu Natal sekuler, dsb.
  6. Pesta rakyat (folk festival)
  7. Diskon Natal (Ini umumnya tidak terkait dengan tradisi Natal, hanya memanfaatkan momen Natal untuk cuci gudang pada akhir tahun)
  8. Belanja Natal (perilaku ini dimotivasi oleh diskon Natal)
  9. Tunjangan Hari Raya Natal
  10. Adat dan kebiasaan pribumi yang positif untuk menyambut Natal
  11. Pawai Natal (Waspada, pawai itu sangat rawan dan sangat potensial untuk menyimpang ke kategori Anti-Natal di bawah ini! Dapat diadakan tapi perlu kewaspadaan ekstra agar tidak menyimpang.)

Tradisi Pemeriah Natal perlu dikelola agar tidak menyimpang dan bergeser jadi Tradisi Anti-Natal serta agar tidak menggantikan Tradisi Natal. Dalam hal Tradisi Pemeriah Natal, kita perlu bersikap moderat. Dunia juga berhak merayakan Natal (Yohanes 3: 16), selama hal itu tidak menyimpang.

C. Tradisi Anti-Natal

Tradisi anti-Natal meliputi kebiasaan apapun yang mengarah ke perusakan tradisi Natal (poin A). Media massa anti-Injil cenderung mengangkat Tradisi Anti-Natal sembari menyebarkan disinformasi seolah-olah Tradisi Anti-Natal itu Tradisi Natal. Kita sudah melihat kecenderungan ini di sejumlah media massa di Indonesia.

Contoh

  1. Pesta sex
  2. Minum-minuman keras
  3. Mabuk
  4. Prostitusi selama musim Natal
  5. Judi, misal, judi kartu, judi dadu, dsb
  6. Pakaian yang dihubung-hubungkan dengan Natal namun tidak sesuai dengan nilai Alkitab, misal, mengeksploitasi tubuh.
  7. Pemerasan/ pemalakan
  8. Segala macam tindakan kriminal
  9. Memulai perang
  10. Imoralitas
  11. Disinformasi terhadap Tradisi Natal

Tradisi Natal atau Tradisi Inti Natal itu baik untuk dilestarikan. Tradisi Pemeriah Natal baik diselenggarakan untuk memeriahkan Natal, meski dengan catatan “awas penyimpangan!”. Tradisi anti-Natal perlu ditangani agar jangan sampai merusak Tradisi Natal.

 

Iklan

2 thoughts on “3 jenis tradisi selama Natal”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s