Arsip Kategori: gembala dan domba

Apa orang Majus bertemu gembala?

Soal

Apa orang Majus bertemu gembala?

Jawab

Injil dan sejarah tidak melaporkan peristiwa tersebut.

Para gembala mengunjungi jabang bayi Isa/ Yesus pada malam tanggal 25 Desember 5 SM Kalender Julian. Beberapa pekan kemudian, orang majus mengunjungi kanak-kanak Isa yang usianya masih sangat dini dalam sebuah rumah. Lihat “Kontradiksi semu: gembala atau orang majus” untuk rincinya.


Version

English | Bahasa Indonesia

 

Iklan

Sebab gembala berada di padang Betlehem pada bulan Desember

Keluaran 29: 38-39 menuntut agar penganut Taurat mempersembahkan hewan kurban setiap hari, pagi dan petang.

“Inilah yang harus kauolah di atas mezbah itu: dua anak domba berumur setahun, tetap tiap-tiap hari. Domba yang satu haruslah kau olah pada waktu pagi dan domba yang lain kauolah pada waktu senja. (Keluaran 29:38-39)

Ayat ini menciptakan kebutuhan nyata berupa 2 ekor domba di Yerusalem setiap hari dalam cuaca apapun, termasuk dalam cuaca bulan Desember. Meski demikian, penduduk Yerusalem dilarang beternak domba dalam kota Yerusalem.

Tidaklah benar beternak “ternak kecil (domba)” dalam magdelin1: sebab daerah pemungkinan, karena mereka (ternak) merusak benih. (Mishnah Baa Ḳama vii. 7)

Domba-domba tersebut dipasok oleh peternakan domba di padang Betlehem yang lokasinya dekat dengan jalan raya menuju Yerusalem.

Lokasi padang penggembalaan kuno di luar kota Betlehem. Beginilah wujudnya sekarang.
Lokasi padang penggembalaan kuno di luar kota Betlehem. Beginilah wujudnya sekarang.

Karena kebutuhan itu setiap hari tanpa kenal musim, cuaca, dan suhu, maka peternakan domba di padang Betlehem juga selalu ada untuk memenuhi kebutuhan itu, termasuk selama bulan Desember. Inilah sebabnya gembala dan domba berada di padang Betlehem pada bulan Desember.


Catatan kaki:

1) Magdelin meliputi daerah pemukiman yang dihuni manusia dan tanah di mana benih pertanian ditaburkan. Ini berarti, kawanan domba diternakkan tidak di dalam kota, lahan pertanian, dan perkebunan.


Bibliografi

1) http://www.jewishvirtuallibrary.org/jsource/judaica/ejud_0002_0005_0_04581.html. January 9, 2015. 11:49

Version

English | Bahasa Indonesia

 

Gembala Domba di Padang Betlehem pada bulan Desember

Tulisan ini menyediakan argumentasi tentang gembala domba di padang Betlehem pada bulan Desember.

Ada 5 hal yang mendukung kisah gembala domba di padang Betlehem pada bulan Desember, malam hari saat Isa Al-Masih lahir.

1. Lokasi geografis Betlehem berada di Zona Sub-Tropis atau Zona Temperatur Hangat

Lokasi geografis Bethlehem berada pada 31° 42′ 11″ Lintang Utara dan 35° 11′ 44″ Bujur Timur serta pada ketinggian 775 dpl. Posisi geografis ini menunjukkan bahwa Betlehem berada di Zona Sub-Tropis atau Zona Temperatur Hangat.

Betlehem berada di Zona Sub-Tropis atau Zona Temperatur Hangat.
Betlehem berada di Zona Sub-Tropis atau Zona Temperatur Hangat.

Lokasi geografis Bethlehem ini menentukan cuaca Bethlehem pada bulan Desember. Rentang suhu terdingin hingga terpanas Kota Betlehem pada bulan Desember adalah -1° C hingga 28° C, sedangkan suhu rata-rata pada bulan tersebut berkisar antara 6°C-14° C. Pada bulan itu, hujan salju jarang, seringnya hujan air.1

Maka, selama posisi geografis Betlehem tidak bergeser signifikan dalam 20 abad terakhir, kisaran suhu Betlehem jaman Isa Al-Masih serupa dengan Betlehem jaman sekarang.

2. Karena bulu wolnya yang tebal, domba secara alamiah dapat bertahan dalam hawa dingin.

Domba punya bulu wol. Bulu wol pada domba membuat domba secara alamiah tahan dengan hawa dingin.

Bulu wol pada domba membuat domba secara alamiah tahan terhadap hawa dingin.
Bulu wol pada domba menjaga suhu tubuh hewan ini dari pengaruh hawa dingin.

Bulu wol tebal pada hewan domba ini memungkinkan domba dewasa dapat bertahan hidup pada suhu terendah hingga -40° C.2 Hal ini menunjukkan bahwa suhu rata-rata (6°C-14° C) maupun suhu terendah (-1° C) pada bulan Desember di Betlehem masih memungkinkan domba hidup di padang rumput Betlehem.

Ilustrasi kemah gembala dan kalangan yang dibuat di padang gembala.
Ilustrasi kemah gembala dan kalangan yang dibuat di padang gembala.3

Lagipula, rerumputan mulai menghijau di padang rumput Bethlehem, seiring peningkatan curah hujan bulan Desember memasuki musim penghujan di Betlehem.

3. Para gembala menggunakan kulit hewan sebagai peralatan penunjang

Para gembala di padang tidak tidur beratapkan langit dan beralaskan rumput. Mereka menggunakan kemah yang besar untuk beristirahat pada siang dan malam hari. Kemah itu terbuat dari kulit hewan, baik itu atap, dinding, maupun alasnya (lihat ilustrasi di atas), sehingga udara di dalam tenda itu hangat. Selain itu, para gembala juga mengenakan kulit hewan sebagai pakaian, alas tidur, dan selimut mereka.

4. Kewajiban menyediakan 2 ekor domba kurban setiap hari dalam cuaca apa pun untuk ritual hewan kurban harian.

Domba yang dikisahkan dalam Injil adalah domba kurban yang berada di padang rumput Betlehem. Padang tersebut berada di dekat jalan menuju ke Yerusalem.

Lokasi padang penggembalaan kuno di luar kota Betlehem. Beginilah wujudnya sekarang.
Lokasi padang penggembalaan kuno di luar kota Betlehem. Beginilah wujudnya sekarang.

Domba kurban ini ditujukan untuk ritual kurban harian yang dilakukan pada pagi dan petang hari. Karena itulah, domba harus tersedia di padang rumput yang dekat Yerusalem (dalam hal ini, padang rumput Betlehem), baik pada cuaca buruk maupun cuaca baik, karena ritual hewan kurban harian itu harus dilakukan setiap hari, apa pun cuacanya.

5. Kawanan domba dalam jumlah besar membutuhkan lahan yang luas untuk memeliharanya.

Jika 1 hari membutuhkan 2 ekor domba berumur 1 tahun, maka dalam 1 tahun butuh 708 ekor domba umur 1 tahun. Domba beranak 1-2 kali dalam 1 tahun. Maka, perlu ribuan induk domba untuk memenuhi kebutuhan ini. Ribuan domba ini membutuhkan lahan yang luas untuk memeliharanya. Lahan yang luas itu adalah padang rumput.

 

Simpulan

  1. Iklim dan suhu Betlehem pada bulan Desember masih memungkinkan gembala dan domba berada di padang rumput, sekali pun itu malam hari.
  2. Kisah gembala dan domba di padang rumput Betlehem pada bulan Desember yang dikisahkan dalam Injil sinkron dengan alur pemikiran tentang Natal 25 Desember.
  3. Dalam cuaca apa pun dan suhu berapa pun, domba harus tersedia di padang Betlehem untuk memasok kebutuhan ritual kurban harian di Yerusalem.

 

Daftar Pustaka

1. http://www.myweather2.com/City-Town/Israel/Bethlehem/climate-profile.aspx , 29 Desember 2014 , 9:00 WIB

Suhu rata-rata bulan Desember di Betlehem
Suhu rata-rata bulan Desember di Betlehem

2. http://www.ontariosheep.org/LinkClick.aspx?fileticket=QaeULBxtXxw%3D&tabid=95, 30 Desember 2014, 15:58.

Chambers, Robert. 20xx. Wintertime Ventilation Needs of Sheep. http://www.ontariosheep.org/LinkClick.aspx?fileticket=QaeULBxtXxw%3D&tabid=95
Chambers, Robert. 20xx. Wintertime Ventilation Needs of Sheep. http://www.ontariosheep.org/LinkClick.aspx?fileticket=QaeULBxtXxw%3D&tabid=95

3. http://messianic-torah-truth-seeker.org/Scriptures/Brit-Hadashah/Yochanan/Yochanan10.htm , 30 Desember 2014, 16:30

Mikhla ha-tson

 

Version

English | Bahasa Indonesia